Selamat Datang

"Selamat datang di blog Nurdin Syariati, jadikan blog ini sebagai wadah untuk saling tukar menukar informasi demi tercapainya Indonesia yang jaya sebagai negara yang berdaulat dan bermartabat"
MERDEKA 100 % !!!!!!!!!

Senin, 24 Juni 2013

Pilwakot Kota Bandung Ayi-Nani dan Eswan Kena Gempa Politik Akibat Isu Bansos

Bandung - Lembaga survei, Jaringan Suara Indonesia (JSI) memastikan jika pasangan nomor urut 4, Ridwan Kamil-Oded M Daniel (Rido) akan keluar sebagai pemenang dalam Pilwalkot Bandung 2013 ini. Perolehan suara pasangan tersebut jauh melampaui 7 pasangan lainnya. Bahkan dua pasang calon lainnya yang sempat diduga akan bersaing ketat, yaitu pasangan Ayi Vivananda-Nani Suryani dan Edi Siswadi-Erwan Setiawan (Eswan) justru melempem dengan raihan suara yang terpaut jauh. Wakil Direktur JSI Fajar S Tamin mengatakan, kedua pasangan tersebut terkena gempa politik akibat isu bansos. Hal itu diungkapkan Fajar saat konferensi pers hasil quick count di Grand Hotel Preanger, Jalan Asia Afrika, Minggu (23/6/2013). "Sebelumnya dalam survei yang kami lakukan, popularitas dan elektabilitas Ayi cukup tinggi dibandingkan yang lain. Namun suara Ayi ini terdegradasi karena isu yang kemudian menyeret pasangannya," ujar Fajar. Nani Suryani, pasangan Ayi merupakan istri dari Wali Kota Bandung Dada Rosada. Beberapa pekan terakhir ini, Dada kerap diperiksa KPK terkait kasus suap hakim terkait kasus bansos. Tak hanya Dada, Edi Siswadi, calon Wali Kota nomor urut 1 pun turut dipanggil. "Setelah deklarasi pasangan calon, kemudian mencuat isu yang merugikan dua pasangan tersebut. Mereka pun terkena gempa politik," katanya. Selain karena hal tersebut. Melesatnya suara pasangan Rido juga karena mereka melakukan kampanye serta sosialisasi dengan cara yang berbeda dengan calon lainnya. "Pasangan nomor 4 ini kami lihat melakukan sosialisasi yang berbeda dengan pasangan lainnya yang cenderung melakukan cara konvensional. Mereka masive menggarap grassroot," jelas Fajar sambil menyebut pendekatan via sosial media serta komunitas yang sering dilakukan Rido. Namun menurutnya, kemenangan Rido bukanlah kemenangan partai (PKS-red) karena Ridwan Kamil sebagai calon Wali Kota Bandung dinilai memiliki karakter yang kuat sebagai magnet pemilih. "Ini adalah kemenangan sosok personal. Sangat sedikit sekali peran partai dalam kemenangan nomor 4," tutupnya. Hasil quick count JSI dengan sample masuk telah 100 persen berdasarkan nomor urut yaitu : 1. Edi Siswadi-Erwan Setiawan: 17,63 persen 2. Wahyudin Karnadinata-Toni Apriliani: 8,06 persen 3. Wawan Dewanta-M Sayogo: 2,15 persen 4. Ridwan Kamil-Oded Danial: 44,55 persen 5. Ayi Vivananda-Nani Suryani: 15,38 persen 6. MQ Iswara-Asep Dedi Ruyadi: 7,92 persen 7. Budi Setiawan-Rizal Firdaus: 2,93 persen 7. Bambang Setiadi-Alex Tahsin: 1,38 persen

Pilwakot Bandung, Quick Count JSI Menangkan Pasangan Rido, Suara di Atas 40 Persen

Pilwalkot Bandung Quick Count JSI Menangkan Pasangan Rido, Suara di Atas 40 Persen Bandung - Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung Ridwan Kamil-Oded M Danial melesat meninggalkan 7 pasangan lainnya berdasarkan hasil quick count yang digelar oleh Jaringan Suara Indonesia (JSI), Minggu (23/6/2013). Pasangan nomor urut 4 ini memperoleh suara tertinggi yaitu diatas 40 persen, sementara yang lain menyusul di angka belasan persen. Metodologi quick count yang dilakukan yaitu dengan menyebar Relawan di 270 TPS dari 4.118 TPS yang ada. "Sample menyebar proporsional dan dipilih secara acak di seluruh kecamatan. Dengan sampling eror kurang lebih 1 persen," ujar Eka Kusmayadi, Direktur Riset JSI dalam konferensi pers di Grand Hotel Preanger Jalan Asia Afrika, Minggu (23/6/2013). Hingga pukul 15.30 WIB, data sampling yang masuk sudah mencapai persen 99,26 persen atau 268 TPS atau hanya tinggal 2 TPS yang belum memasukkan datanya. Berdasarkan nomor urut, berikut perolehan sementara para pasangan di Pilwalkot Bandung: 1. Edi Siswadi-Erwan Setiawan: 17,64 persen 2. Wahyudin Karnadinata-Toni Apriliani: 8,07 persen 3. Wawan Dewanta-M Sayogo: 2,16 persen 4. Ridwan Kamil-Oded Danial: 44,57 persen 5. Ayi Vivananda-Nani Suryani: 15,35 persen 6. MQ Iswara-Asep Dedi Ruyadi: 7,93 persen 7. Budi Setiawan-Rizal Firdaus: 2,94 persen 7. Bambang Setiadi-Alex Tahsin: 1,34 persen "Tanpa bermaksud mendahului keputusan KPU, kami mengucapkan selamat pada pasangan Rido," tutur Fajar S Tamin Wakil Direktur JSI. Ia mengatakan, perolehan suara Rido merupakan pencapaian yang tertinggi sepanjang yang ia ketahui dalam ajang pilkada. Menurutnya, Rido banyak dipilih karena dianggap menjadi sosok yang komplit untuk perubahan Kota Bandung. "Angka spektakuler pasangan ini bisa mendapatkan suara diatas 40 persen. Dengan kondisi ini kami melihat publik menginginkan perubahan yang komplit yang ada di nomor 4," katanya.

Kamis, 13 Juni 2013

Hitung Cepat JSI: Iskandar-M Rifai Unggul Sementara

Metrotvnews.com, Palembang: Berdasarkan hasil hitung cepat yang dilakukan Jaringan Suara Indonesia, pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Ogan Komering Ilir, Sumatra Selatan, Iskandar-M Rifai sementara unggul dibandingkan calon lain pada pemilu kada setempat pada 6 Juni 2013. "Iskandar-M Rifai sementara memeroleh 31,46 persen pada Pemilu Kada Kabupaten Ogan Komering Ilir," kata Manager Pengolahan Data Divisi Survei Jaringan Suara Indonesia (JSI) Sukanta di Palembang, Kamis (6/6). Pasangan itu disusul Tartilah Mekki-Arif A dengan raihan suara 25,46 persen, Zaitun Mawardi Yahya-Herman T 23,09 persen, dan Yusuf Mekki-Tri Kuncoro Hadi Lukita 15,7 persen. Calon perseorangan atau independen Sri Anggraini-Suyahman meraih suara 2,59 persen dan Bahir Alamsyah-Baharudin Ali 1,7 persen. Ia mengatakan data yang masuk sementara sekitar 98,67 persen atau sebanyak 296 tempat pemungutan suara (TPS) dengan total pemilih 67.187 orang. Dari hasil hitung cepat itu diperkirakan partisipasi pemilih cukup tinggi sebesar 77,66 persen dan sampling error kisaran satu persen. Direktur Program dan Pemenangan JSI Popon Lingga Geni menambahkan hasil hitung cepat itu di luar dugaan. Soalnya, beberapa survei sebelumnya, Tartilah Mekki-Arif A masih mengungguli pasangan lain. Berdasarkan hasil hitung cepat yang dilakukan Pusat Kajian dan kebijakan Pembangunan Strategis (Puskaptis), Iskandar-M Rifai juga unggul dibandingkan calon lain. "Iskandar-M Rifai unggul dengan memeroleh suara 30,21 persen," kata Direktur Eksekutif Puskaptis Husin Yazid. Selanjutnya, Tartilah Mekki-Arif A 27,97 persen, Zaitun Mawardi Yahya-Herman T 24,22 persen, Yusuf Mekki-Tri Kuncoro Hadi Lukita 13,59 persen, Sri Anggraini-Suyahman 2,31 persen, dan Bahir Alamsyah-Baharudin Ali 1,74 persen. Hasil itu berdasarkan data yang masuk 100 persen dan margin of error sekitar satu persen dengan tingkat kepercayaan sekitar 95 persen. Teknik yang dilakukan multistage random sampling. (Ant)

Minggu, 06 Januari 2013

Hasil Quick Count Pilwako Kota Bengkulu Putaran 2, Incumbent Tumbang, partisipasi pemilih menurun

Hasil Quick Count Pilwako Kota Bengkulu Putaran 2, 22 Desember 2012 Putaran kedua yang merupakan pertarungan antara incumbent dengan penantang, baru saja selesai dilangsungkan hari ini. hasil quick count JSI dengan sampel sebanyak 220 TPS dari total 616 TPS se Kota Bengkulu, menempatkan pasangan Helmi Hasan - Patriana Sosialinda dengan angka 51.12% mengungguli pasangan incumbent Ahmad Kanedi-Dani Hamdani yang hanya mampu meraup dukungan sebesar 48.88%. Dengan margin of error tidak lebih dari 1%, hampir dipastikan bahwa pasangan Helmi Hasan - Patriana Sosialinda memenangkan pilwako Kota Bengkulu putaran kedua ini. partisipasi pemilih yang menurun merupakan salah satu faktor incumbent mengalami penuruan suara, diindikasikan banyak pemilih incumbent yang memilih untuk golput, angka golput mencapai 40.75%, meningkat dari putaran pertama lalu.

Quick Count JSI, Anwar-Sumisi Menang di Pilkada Morowali

MOROWALI - Hasil quick count Jaringan Suara Indonesia (JSI) menunjukkan pasangan Anwar Hafid-Sumisi Marunduh menang di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng) yang digelar, Selasa (27/11) hari ini. Pasangan nomor urut dua itu meraih 44,12 persen suara, jauh meninggalkan suara yang diperoleh pesaingnya. Direktur Riset JSI, Eka Kusmayadi mengatakan Anwar-Sumisi unggul di tiga zona dari empat calon lainnya. "Quick count ini melibatkan 55566 pemilih yang menyebar proporsional di 213 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dijadikan sampel dan dipilih secara acak di seluruh Kecamatan. Data yang masuk sebanyak 96,82 persen dengan tingkat kepercayaan kurang lebih satu persen," kata Eka dalam rilisnya kepada JPNN, Selasa (27/11). Berdasarkan hitung cepat JSI, empat pesaing Anwar-Sumisi masing-masing dengan perolehan suara Burhan H. Hamading-Huragas Talingkau (5,05 persen), Andi Muhammad-Saiman Pombala (7,02 persen), Ahmad H.Ali (H.Matu) dan Jakin Tumakaka (23,26 persen), Chaeruddin Zen dan Delis Julkarson Hehi (20,55 persen). Eka mengatakan dari 79,75 persen tingkat partisipasi pemilih, pasangan Anwar-Sumisi unggul di tiga daerah pemilihan (Dapil). Dapil-1 yang mencakup Bahodopi, Bungku Pesisir, Bungku Selatan, Bungku Tengah , Bungku Timur, Menui Kepulauan, Anwar-Sumisi meraup 38,32 persen suara. Sedangkan Dapil-2 meliputi Bumi Raya, Bungku Barat, Lembo, Lembo Raya, Mori Atas, Mori Utara, Witaponda memperoleh 48,67 persen. Dapil-3 yang terdiri dari Kecamatan Bungku Utara, Mamosalato, Petasia, Petasia Timur, Soyojaya, Anwar-Sumisi kembali menang dengan suara 44,59 persen. "Dengan perolehan suara ini, bisa dipastikan Anwar-Sumisi memenangi Pilkada Morowali tanpa mendahului keputusan KPU Morowali. Tapi hasil resminya kita menunggu pleno yang akan dilakukan KPU Morowali," katanya. (awa/jpnn)

Senin, 07 Juni 2010

Pilkada Sukoharjo, Wardoyo tetap unggul

Sukoharjo (Espos)–Perolehan suara resmi hasil Pilkada Sukoharjo pasangan calon bupati Wardoyo Wijaya-Haryanto (War-to) di sejumlah kecamatan tetap unggul. Hal itu diketahui dari hasil rekapitulasi suara yang dilakukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di sejumlah kecamatan.

Berdasar data yang diterima Espos, hasil rekapitulasi suara di PPK Grogol, pasangan War-to unggul dengan meraih 29.212 suara, disusul oleh pasangan Titik Bambang Riyanto-Sutarto (TBR-Tarto) yang meraih 12.161 suara dan pasangan Mohamad Toha-Wahyudi (Ha-di) dengan suara 11.933. Di Grogol, dari 85.066 pemilih dalam DPT, yang berpartisipasi mencapai 57.565 dengan suara sah 53.306 dan suara tidak sah 4.259.

Kondisi yang sama juga di Kecamatan Polokarto yang melakukan rekapitulasi, Sabtu (5/6). Pasangan War-to menang meraih suara 16.506, sementara TBR-Tarto hanya 13.714 suara dan pasangan Ha-di 8.502.

Anggota PPK Polokarto Susilo mengatakan, rekapitulasi rampung dilakukan dengan hasil pasangan War-to meraih suara terbanyak.

“Kami sudah melakukan rekapitulasi, semua berjalan aman dan tidak ada masalah ataupun protes. Sesuai hasil penghitungan cepat War-to unggul,” katanya, di Polokarto.

Sementara itu, Anggota KPU Sukoharjo Yulianto Sudrajat mengatakan, proses rekapitulasi sudah mulai dilakukan PPK sejak tanggal 4 Juni lalu yang dilakukan Kecamatan Mojolaban. Tanggal 5 rekapitulasi serentak dilakukan di sembilan kecamatan masing-masing Sukoharjo, Bulu, Polokarto, Tawangsari, Weru, Baki, Nguter, Bendosari dan Grogol. Sedangkan dua kecamatan lainnya memilih rekapitulasi Minggu yakni, Kecamatan Gatak dan Kartasura.

Hasil Pilkada Sukoharjo | Wardoyo Menang Versi Quick Count

SUKOHARJO—Sentuhan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri dalam kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Sukoharjo beberapa hari lalu, rupanya masih terbilang manjur juga. Hal itu terbukti dalam pesta pemilihan yang berlangsung Kamis (3/6) kemarin.
Quick count yang digelar oleh tiga lembaga, yakni Desk Pilkada Jateng, KPU Sukoharjo dan Jaringan Suara Indonesia (JSI), untuk sementara menempatkan pasangan Wardoyo Wijaya-Haryanto (War-To) di tempat teratas mengungguli dua rivalnya dengan selisih suara yang lumayan besar.

Hasil sementara tersebut, otomatis tidak berbeda jauh dari prediksi yang telah berkembang di masyarakat, maupun dari beberapa pengamat politik. Sebelumnya, pengamat politik dari UMS, Aidul Fitriciada dan dari Univet Bantara Sukoharjo, Joko Suryono memprediksi kemenangan untuk pasangan War-To dengan beberapa argumentasi rasional.
Menurut rekapitulasi KPU Sukoharjo sampai pukul 19.40 WIB, War-To yang didukung PDIP, PKS dan PPP itu unggul dengan perolehan suara mencapai 192.770 (48,98 persen). Disusul pasangan Titik Suprapti-Sutarto (TBR-Tarto) dengan 119.478 suara (30,36 persen), dan di posisi terakhir Moh. Toha-Wahyudi (Ha-Di) dengan 81.350 suara (20,67 persen).
Ketua KPU Sukoharjo, Kuswanto mengatakan, hasil itu belum bersifat final karena sampai saat ini baru mencapai 393.598 suara yang baru masuk dari total daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 667.744 orang.
“Kita perkirakan, hasil suara akan masuk semua baru hari Jumat (4/6) besok, dan untuk sementara pasangan War-To memang unggul dari dua rivalnya,” ujar Kuswanto.
Demikian pula dengan perhitungan oleh Desk Pilkada Jateng yang bekerja sama dengan Kesbangpolinmas. Menurut penghitungan versi ini, pasangan War-To berhasil menungguli pasangan TBR-Tarto yang diusung Golkar dan PBB maupun Ha-Di yang didukung PKB, Demokrat dan PAN.
Kepala Kesbangpolinmas Lasiman menjelaskan, hasil rekapitulasi sudah selesai 100 persen, dengan hasil pasangan War-To unggul 49 persen dibandingkan pasangan lainnya. Untuk melakukan penghitungan cepat tersebut, jelas Lasiman, pihaknya mengikutsertakan dua personel per kecamatan.
Kemenangan Merata
Uniknya, kemenangan sementara pasangan War-To tersebut terbilang merata di 12 kecamatan yang ada di Sukoharjo serta merata pula di total lima zona yang ada. Menurut paparan Jaringan Suara Indonesia (JSI), di seluruh kecamatan, persentase suara War-To berkisar 41,27 persen hingga 73,41 persen. Sementara TBR-Tarto berkisar antara 17,87 persen hingga 36,94 persen. Sedangkan pasangan Ha-Di berkisar 8,72 persen hingga 30,03 persen.
Quick count oleh JSI tersebut dilakukan di 260 TPS yang tersebar di seluruh kecamatan, menggunakan teknik sampling dan dikerjakan oleh 260 relawan. Dari penghitungan cepat itu, tingkat partisipasi masyarakat mencapai 62,60 persen dengan sampling eror kurang lebih satu persen.
Dari paparan JSI, kemenangan pasangan War-To kemungkinan oleh beberapa hal, salah satunya euforia kampanye yang selalu diciptakan di seluruh wilayah Kabupaten Sukoharjo.
“Totalitas relawan dan konsolidasi dalam tubuh partai bagus,” jelas Wakil Direktur Eksekutif JSI, Fajar S Tamin, Kamis (3/6).
Terpisah, Ketua Tim Sukses pasangan TBR-Tarto mengucapkan selamat atas keunggulan sementara pasangan War-To.
Sementara Wardoyo saat ditemui di kediamannya mengaku sangat bersyukur. Ia menegaskan kemenangan itu merupakan kemenangan rakyat Sukoharjo dengan PDIP dan partai pendukung serta Ormas lainnya.
dikutip dari :http://www.harianjoglosemar.com/berita/wardoyo-menang-16933.html